9.600 GPU Nvidia A100 dipasang di eBay dengan harga 59,7 juta dolar AS
Seorang penjual perangkat keras TI bekas yang berbasis di Minnesota memasang klaster AI yang sudah dinonaktifkan, berisi 9.600 GPU Nvidia A100, di eBay seharga US$59,7 juta, termasuk biaya pengiriman. Iklan tersebut berakhir pada 28 Oktober, tetapi penjual tidak mengatakan apakah peralatannya telah terjual.
Klaster GPU A100 itu terdiri atas 300 rak dan 1.200 server, dilengkapi prosesor AMD EPYC dan sekitar 269.000 inti CPU. Jumlah GPU-nya melampaui 6.080 A100 yang digunakan pada tahap pertama superkomputer riset AI Meta. Harga yang diminta penjual setara dengan sekitar US$6.200 per A100 jika seluruh sistem diperhitungkan. Tom’s Hardware memperkirakan GPU, prosesor, dan memorinya saja bernilai sekitar US$28,1 juta, belum termasuk infrastruktur seperti rak, pendingin, dan peralatan daya.
Meski menggunakan GPU generasi 2020, klaster A100 ini mungkin tetap menarik bagi penyedia komputasi AI. CEO CoreWeave mengatakan bahwa perusahaannya telah menandatangani kontrak penyewaan A100 hingga 2029, sementara GPU yang lebih lama dapat menjadi alternatif berbiaya lebih rendah dibandingkan sistem baru yang menghadapi keterlambatan pasokan. Penghapusan iklan tersebut membuat status penjualannya tidak diketahui.
Neutral
Iklan tersebut tidak memiliki dampak yang jelas dan langsung terhadap harga mata uang kripto atau stabilitas pasar. Iklan itu berkaitan dengan penjualan kembali klaster komputasi AI berskala besar, bukan aset kripto, pasar token, atau jaringan blockchain. Meskipun pasokan dan harga GPU dapat berpengaruh bagi penambang kripto, Nvidia A100 adalah akselerator pusat data yang terutama digunakan untuk beban kerja AI, dan artikel tersebut tidak menunjukkan bahwa perangkat ini akan dialihkan untuk penambangan.
Dalam jangka pendek, trader mungkin melihat penjualan ini sebagai tanda lain bahwa permintaan atas kapasitas komputasi AI masih berlanjut dan perangkat keras lama tetap bernilai. Hal itu dapat mendukung sentimen terhadap perusahaan teknologi yang terkait dengan AI, tetapi bukan sinyal yang dapat diandalkan untuk harga kripto. Penghapusan iklan tersebut juga tidak memberikan kesimpulan pasti: perangkatnya mungkin sudah terjual, tidak lagi tersedia, atau ditarik karena alasan lain.
Dalam jangka panjang, penggunaan GPU lama yang berkelanjutan dapat memengaruhi biaya dan ketersediaan komputasi AI, sementara investasi pada sistem yang lebih baru dapat memengaruhi belanja pusat data dan permintaan semikonduktor. Tren ini dapat membentuk selera risiko yang lebih luas dan sentimen sektor teknologi, yang terkadang merembet ke pasar kripto. Namun, seperti pada kejadian sebelumnya ketika pengumuman besar tentang perangkat keras AI memicu reaksi khusus di sektor terkait tanpa pergerakan yang konsisten di seluruh aset digital, dampak apa pun terhadap kripto dalam kasus ini kemungkinan bersifat tidak langsung. Trader sebaiknya mencermati indikator yang lebih luas—seperti pergerakan harga Bitcoin, likuiditas, kondisi makroekonomi, dan arus dana khusus kripto—alih-alih menganggap iklan ini sebagai katalis pasar.