Regulasi kripto mendapat sorotan saat Partai Demokrat meraih kemajuan
Regulasi kripto AS dapat menghadapi pengawasan kongres yang lebih ketat jika Partai Demokrat menguasai DPR dan Senat dalam pemilu paruh waktu. Menurut artikel tersebut, pada Selasa pasar prediksi memperkirakan peluang Demokrat menguasai DPR sekitar 94% dan Senat 75%.
Elizabeth Warren dan sejumlah anggota Partai Demokrat lainnya mempertanyakan usaha kripto Donald Trump, termasuk World Liberty Financial dan memecoin $TRUMP. Peretasan Binance baru-baru ini menambah desakan agar keamanan bursa dan pertanggungjawabannya diperkuat, meskipun belum ada hubungan yang terbukti antara insiden itu dan relasi politik yang disebutkan.
Partai Demokrat juga telah mengusulkan STOP Corrupt Bets Act, yang akan melarang kontrak peristiwa terkait pemilu, olahraga, tindakan pemerintah, dan perang. Hal itu dapat berdampak pada Kalshi, yang menurut laporan mencatat sekitar 84% volume perdagangan tahun ini dari olahraga dan taruhan parlay. Sementara itu, regulasi kripto tetap berkembang melalui kewenangan lembaga yang sudah ada: SEC telah mengizinkan sejumlah platform untuk sementara memperdagangkan saham AS yang ditokenisasi, dan CFTC telah membuka jalur bagi kontrak perpetual saham di bursa teregulasi yang memenuhi syarat.
Bagi trader, prospeknya beragam. Pengawasan yang lebih ketat dapat meningkatkan risiko kepatuhan bagi bursa dan pasar prediksi, tetapi tidak serta-merta menghentikan persetujuan regulator. Artikel itu juga menyebut konflik Iran sebagai faktor ketidakpastian pasar jangka pendek yang lebih besar, dengan potensi dampak pada harga minyak, inflasi, dan aset berisiko, termasuk kripto.
Neutral
Dampak pasar yang diperkirakan netral karena artikel ini menggambarkan kekuatan-kekuatan yang saling berlawanan, bukan pemicu yang jelas dan langsung bagi harga kripto. Kongres yang dipimpin Partai Demokrat dapat meningkatkan penyelidikan dan mendorong pembatasan terhadap bursa, pasar prediksi, dan bisnis terkait kripto. Hal itu dapat membebani sentimen, terutama bagi platform yang terpapar regulasi AS, serta menambah biaya kepatuhan atau ketidakpastian bagi sektor ini secara lebih luas.
Namun, pengawasan oleh Kongres tidak dengan sendirinya menghentikan lembaga regulator untuk bertindak berdasarkan kewenangan yang sudah ada. Ketentuan sementara SEC untuk perdagangan saham tertokenisasi tertentu dan jalur yang disediakan CFTC untuk kontrak perpetual saham menunjukkan bahwa perkembangan regulasi terus berlanjut. Pengawasan yang lebih ketat terhadap keamanan bursa juga dapat mendukung kepercayaan dalam jangka panjang jika menghasilkan perlindungan yang lebih kuat, meski artikel ini tidak membuktikan bahwa hubungan politik menyebabkan peretasan Binance.
Secara historis, ancaman regulasi dan tindakan penegakan hukum sering memicu volatilitas jangka pendek, terutama pada token atau bisnis yang disebut secara langsung. Dampak pasar jangka panjang bergantung pada apakah usulan menjadi undang-undang dan bagaimana lembaga terkait menerapkannya. Karena itu, para trader dapat memantau penyelidikan komite, legislasi, tindakan lembaga, dan sengketa pengadilan, alih-alih berasumsi bahwa perubahan kendali Kongres langsung mengubah aturan.
Artikel ini juga menyoroti risiko geopolitik terkait Iran. Eskalasi apa pun dapat mendorong kenaikan harga minyak dan ekspektasi inflasi, menekan aset berisiko, dan berpotensi lebih berpengaruh daripada perkembangan politik AS dalam jangka pendek. Secara keseluruhan, regulasi kripto merupakan sumber ketidakpastian, tetapi artikel ini tidak mendukung pandangan bullish atau bearish yang tegas untuk pasar secara luas.