ETF spot Ethereum memperpanjang tren arus masuk menjadi tujuh hari
ETF spot Ethereum mencatat arus masuk bersih sebesar $690 juta selama lima hari perdagangan dari 21 hingga 25 September, menandakan berlanjutnya permintaan institusional. Rangkaian arus masuk tersebut kemudian berlanjut selama tujuh hari perdagangan berturut-turut, dengan tambahan $17,10 juta masuk pada 28 September, menurut data SoSoValue.
ETHA milik BlackRock memimpin pada kedua periode tersebut. ETF ini menarik $326 juta selama sepekan dan $15,35 juta pada 28 September, sehingga total arus masuk bersih kumulatifnya mencapai $13,30 miliar. FETH milik Fidelity mencatat arus masuk mingguan sebesar $174 juta, sementara TETH milik 21Shares membukukan $1,74 juta pada 28 September.
Total aset yang dimiliki ETF spot Ethereum mencapai $17,69 miliar, setara dengan sekitar 5,4% kapitalisasi pasar Ethereum. Total arus masuk bersih kumulatif ETF mencapai $13,96 miliar. Arus masuk berkelanjutan ke ETF spot Ethereum dapat mendukung permintaan ETH dan sentimen pasar, tetapi arus masuk harian terbaru tergolong moderat. Trader juga perlu memantau momentum harga ETH, volume perdagangan, likuiditas, dan kondisi makroekonomi.
Bullish
Berita ini cukup bullish untuk ETH karena ETF spot Ethereum telah mencatat arus masuk bersih selama tujuh hari perdagangan berturut-turut, sementara total arus masuk kumulatif telah mencapai hampir $14 miliar. Hal ini menunjukkan alokasi institusional yang terus berlanjut dan dapat memberikan sinyal permintaan yang mendukung ETH dalam jangka pendek.
Namun, arus masuk harian terbaru sebesar $17,10 juta relatif kecil dibandingkan total $690 juta pada minggu sebelumnya. Arus ETF tidak menjamin kenaikan harga secara langsung, terutama jika likuiditas kripto secara lebih luas melemah atau kondisi makroekonomi menjadi lebih ketat. Trader jangka pendek sebaiknya mengonfirmasi sinyal ini dengan momentum harga ETH, volume perdagangan, dan pembelian lanjutan. Dalam jangka lebih panjang, arus masuk ETF yang berkelanjutan dapat memperkuat partisipasi institusional dan stabilitas pasar, tetapi pembalikan arus dana dapat dengan cepat melemahkan sentimen.