Paus Hyperliquid mempertahankan sentimen bearish terhadap BTC dan ETH

Data whale Hyperliquid menunjukkan bias short yang kuat di kalangan trader besar. Per 5 Oktober pukul 08.19 UTC+8, sekitar 200 akun aktif dengan posisi di atas US$3 juta memegang sekitar US$830 juta dalam posisi short BTC, dibandingkan dengan US$518 juta dalam posisi long. Rasio long-to-short BTC adalah 0,62. Akun-akun yang sama memegang sekitar US$1,05 miliar dalam posisi short ETH dan US$687 juta dalam posisi long, sehingga rasio long-to-short ETH mencapai 0,65. Eksposur short melebihi eksposur long lebih dari 1,5 kali di kedua pasar. Posisi whale Hyperliquid ini menunjukkan prospek defensif terhadap BTC dan ETH serta dapat meningkatkan volatilitas jangka pendek. Pemulihan harga dapat memicu likuidasi posisi short dan short squeeze, sementara melemahnya support dapat mempercepat penjualan dengan leverage. Data ini mencakup kelompok akun yang terbatas dan tidak mengonfirmasi tren pasar kripto secara lebih luas. Trader juga perlu memantau tingkat funding, open interest, level likuidasi, dan arus pasar spot.
Bearish
Sinyal pasar jangka pendek cenderung bearish karena trader besar di Hyperliquid memiliki eksposur short BTC dan ETH yang jauh lebih besar daripada eksposur long. Posisi ini dapat menambah tekanan jual jika harga melemah dan dapat memicu likuidasi, volatilitas yang lebih tinggi, serta penurunan berleverage yang lebih cepat dalam jangka pendek. Namun, posisi para whale bukanlah indikator harga yang andal jika berdiri sendiri. Jika BTC atau ETH naik, posisi short yang terlalu padat dapat dipaksa untuk ditutup, sehingga menciptakan short squeeze dan mendukung pemulihan tajam. Tingkat funding, open interest, klaster likuidasi, permintaan spot, dan likuiditas pasar secara keseluruhan akan menentukan apakah bias bearish ini berkembang menjadi tren yang berkelanjutan. Dalam jangka panjang, data ini sebaiknya diperlakukan sebagai indikator sentimen dan risiko, bukan sebagai konfirmasi tren penurunan struktural.