Penghentian kasus LIBRA mendorong Milei menargetkan lima jurnalis

Presiden Argentina Javier Milei menyebut nama lima jurnalis dalam unggahan pada 23 Oktober yang menyerang pemberitaan tentang penyelidikan LIBRA, setelah seorang hakim menggugurkan perkara pidana terhadap dirinya, saudara perempuannya Karina, dan sembilan terdakwa lainnya. Milei menuduh para pengkritiknya menyebarkan kebohongan dan mempertanyakan siapa yang akan mengganti kerugian atas dugaan rusaknya reputasinya. Klaimnya tidak dikonfirmasi secara independen dalam laporan-laporan tersebut.
Neutral
Penghentian perkara ini signifikan bagi latar hukum dan politik LIBRA, tetapi tidak secara langsung mengubah pasokan, kegunaan, atau akses perdagangan token tersebut. Hakim menghentikan perkara pidana di Argentina setelah jaksa memintanya, dan para terdakwa belum pernah diperiksa secara resmi. Pemberitaan juga mencatat bahwa beberapa langkah penyelidikan masih belum selesai. Karena itu, putusan ini merupakan perkembangan prosedural, bukan katalis pasar definitif yang membuktikan bahwa semua tuduhan telah terbantahkan. Gugatan class action terpisah oleh investor AS juga dihentikan pada September, menambah perkembangan hukum yang ada, tetapi tidak menghilangkan risiko harga atau likuiditas token. Dalam jangka pendek, trader mungkin bereaksi terhadap berita utama dengan volatilitas pada LIBRA dan aset terkait yang terhubung dengan Solana, terutama jika bukti baru atau gugatan hukum muncul. Namun, berita ini tidak memberikan sinyal arah yang jelas bagi SOL atau pasar kripto yang lebih luas. Dalam jangka panjang, kepercayaan akan lebih bergantung pada likuiditas token, aktivitas perdagangan, keterbukaan informasi proyek, dan tindakan hukum lanjutan daripada pernyataan politik. Kasus serupa yang melibatkan promosi token oleh tokoh terkenal sering memicu perubahan sentimen yang tajam tetapi singkat, sedangkan indikator pasar yang lebih luas, seperti arah Bitcoin dan selera risiko, cenderung lebih berpengaruh terhadap pasar secara keseluruhan.