Posisi long paus ETH tumbuh menjadi US$252 juta, dengan risiko likuidasi
Lookonchain pertama kali melaporkan bahwa trader Machi memiliki posisi long sebesar 39.000 ETH senilai sekitar $99,8 juta, dengan harga likuidasi $2.501,38 per ETH. Laporan berikutnya menyebutkan bahwa seorang whale kripto memiliki posisi long ETH sebesar 98.089 ETH, senilai sekitar $252,3 juta, serta mencantumkan level likuidasi $2.446,48 dan $2.424,47. Angka yang lebih baru menunjukkan posisi yang dilaporkan lebih besar dan ambang likuidasi yang lebih rendah, tetapi laporan-laporan tersebut tidak mengonfirmasi apakah posisi itu berasal dari akun yang sama. Risiko likuidasi ETH dapat membuat trader memperhatikan level harga yang lebih rendah: penutupan paksa bisa menambah tekanan jual, meski kedua laporan tidak menyebutkan harga ETH saat ini atau mengonfirmasi bahwa likuidasi telah terjadi.
Bearish
Posisi long ETH yang dilaporkan memiliki level likuidasi yang dapat menjadi titik perhatian utama bagi para trader. Jika ETH turun ke level tersebut, penutupan paksa dapat menghasilkan order jual tambahan dan memperbesar volatilitas jangka pendek ke arah bawah, karena likuidasi posisi berleverage dapat memperkuat pergerakan harga. Laporan yang lebih baru menyebut posisi yang jauh lebih besar daripada laporan sebelumnya, sehingga berpotensi meningkatkan kekhawatiran tentang dampaknya terhadap pasar jika informasi itu akurat dan posisi tersebut terpapar risiko likuidasi. Namun, laporan-laporan itu tidak memastikan bahwa kedua angka tersebut merujuk pada akun yang sama, tidak menyebutkan harga ETH saat ini, dan tidak mengonfirmasi adanya likuidasi. Karena itu, dampak langsungnya adalah potensi sumber tekanan bearish, bukan bukti bahwa aksi jual sedang berlangsung. Dalam jangka panjang, arah harga akan lebih bergantung pada kondisi pasar yang lebih luas, permintaan, dan positioning daripada hanya pada risiko likuidasi whale yang belum terkonfirmasi.