XRP turun karena likuidasi dan transfer ke bursa meningkatkan tekanan jual

Harga XRP kehilangan momentum setelah sempat pulih ke $1,40 dan turun di bawah $1,29 ketika pasar kripto yang lebih luas berada di bawah tekanan. Lebih dari $220 juta posisi long kripto dilikuidasi dalam 12 jam, sementara Bitcoin dan Ethereum diperdagangkan di sekitar $81.000 dan $2.300. Analis kripto Darkfost mengatakan bahwa pemegang XRP besar mentransfer token senilai $112,4 juta ke Binance, jumlah tertinggi dalam tujuh bulan. Transfer tersebut bisa mengindikasikan meningkatnya potensi tekanan jual. Arus masuk ke dana terkait XRP berjumlah total $18,5 juta selama empat minggu, lebih rendah daripada $75,6 juta yang tercatat pada pekan yang berakhir 25 September. Artikel tersebut juga mempromosikan penambangan cloud UE Crypto sebagai alternatif untuk menyimpan XRP. Klaim tentang imbal hasil, jumlah pengguna, dan kepatuhan belum diverifikasi secara independen, sementara kontrak yang diiklankan menjanjikan imbal hasil tetap. Trader sebaiknya menyikapi promosi itu dengan hati-hati dan menilai sendiri risiko platform serta kontraknya.
Bearish
Prospek jangka pendek XRP cenderung bearish: harganya turun di bawah $1,29 setelah gagal mempertahankan pemulihan, pasar yang lebih luas mengalami likuidasi posisi long senilai lebih dari $220 juta, dan transfer XRP senilai $112,4 juta ke Binance yang dilaporkan dapat mengindikasikan bahwa para pemegang besar sedang bersiap untuk menjual. Indikator-indikator ini dapat saling memperkuat: penurunan harga memicu likuidasi posisi berleverage, sementara arus masuk ke bursa menimbulkan kekhawatiran akan tambahan pasokan. Episode serupa, ketika terjadi deposit dari whale dan posisi long menumpuk, sering kali memperbesar volatilitas jangka pendek, meskipun transfer ke bursa saja tidak membuktikan bahwa token telah dijual. Tekanan ini belum menjadi bukti pasti adanya tren berkepanjangan. Arus masuk dana tetap positif selama periode empat minggu yang disebutkan, dan arah pasar juga akan bergantung pada Bitcoin, selera risiko yang lebih luas, serta apakah XRP dapat kembali menembus level harga di dekatnya. Dalam jangka panjang, arus masuk ke bursa yang terus berlanjut dan permintaan yang lemah dapat membebani XRP; arus masuk dana yang berkelanjutan atau pemulihan pasar yang lebih luas dapat mengimbangi tekanan tersebut. Promosi cloud mining bukan sinyal bullish tandingan yang dapat diandalkan: platform dan klaim imbal hasil tetapnya belum terverifikasi, sehingga trader tidak seharusnya menganggapnya sebagai bukti adanya permintaan terhadap XRP atau pendapatan yang terjamin.