IGO melaporkan kuartal September yang kuat, dengan CEO Ivan Vella mengatakan bahwa beberapa target operasional telah tercapai. Di Greenbushes, pabrik CGP3 mencapai kapasitas nominal, dan tambang kembali beroperasi di inti berkadar tinggi. Operasi tersebut mencatat produksi sebesar 435.000 ton selama kuartal itu. IGO juga mengatakan bahwa Nova berada di jalur yang tepat untuk mengakhiri periode di atas panduan umur tambang yang direvisi naik pada bulan Juli. Cuplikan konferensi tersebut menyebut EBITDA underlying grup sebesar $176, tetapi terputus sebelum memberikan rincian lebih lanjut atau menyebutkan satuannya. Pembaruan ini menyoroti kemajuan operasional di aset litium IGO; tidak ada informasi langsung mengenai pasar mata uang kripto.
Neutral
IGOLithium miningGreenbushesQuarterly earningsMine production
Tinjauan portofolio American Century Equity Income Fund untuk Q3 2026 menyoroti hasil perusahaan dan kontribusi saham yang beragam. Saham AS menguat, didukung oleh laba perusahaan yang kuat dan investasi berkelanjutan dalam kecerdasan buatan, meskipun kondisi pasar menantang.
Becton Dickinson melaporkan hasil kuartalan yang kuat, arus kas yang membaik, serta prospek laba yang lebih tinggi. Saham Kimberly-Clark turun setelah perusahaan menurunkan prospek pertumbuhannya di tengah permintaan yang lebih lemah dan gangguan di Tiongkok. Posisi fund yang di bawah bobot pada Apple juga mengurangi kinerja karena optimisme investor terhadap ekosistem dan peluang AI perusahaan tersebut mendukung harga sahamnya.
Kutipan ini tidak mencantumkan imbal hasil fund atau transaksi portofolio, sehingga hanya memberikan informasi terbatas mengenai dampak keseluruhan terhadap kinerja.
W. P. Carey Inc. menerbitkan presentasi yang menyertai panggilan laporan keuangan kuartal ketiganya pada 2026. Artikel yang diberikan tidak memuat angka keuangan, pembaruan bisnis, ataupun komentar manajemen, sehingga kinerja perusahaan pada Q3 tidak dapat dinilai berdasarkan isi tersebut. Laporan itu juga tidak menyebutkan perkembangan terkait mata uang kripto atau blockchain.
Neutral
W. P. CareyQ3 earningsEarnings presentationCommercial real estate
Google meluncurkan program pelatihan AI gratis dan mandiri bagi para pendidik Filipina, bekerja sama dengan Departemen Pendidikan (DepEd), Komisi Pendidikan Tinggi (CHED), dan Otoritas Pendidikan Teknis dan Pengembangan Keterampilan (TESDA). Pelatihan AI Google juga tersedia melalui platform online TESDA bagi para pekerja, orang yang beralih karier, dan peserta didik lainnya.
Modul-modulnya mencakup dasar-dasar AI, cara menulis prompt, memeriksa jawaban yang dihasilkan AI, serta menggunakan AI untuk merencanakan pelajaran, melakukan penilaian, dan mengerjakan tugas administratif. Setiap sesi berlangsung 15 hingga 30 menit, dengan konten baru yang direncanakan setiap bulan. Google mengatakan program ini ditujukan untuk membantu guru menggunakan AI secara bertanggung jawab dan menyediakan lebih banyak waktu untuk mendukung siswa. Kemitraan DepEd yang lebih luas bertujuan meningkatkan keterampilan lebih dari satu juta guru sekolah negeri.
Jangkauan inisiatif ini akan bergantung pada akses ke internet dan perangkat yang andal, serta dukungan dari sekolah dan lembaga. DepEd menyebut rencana untuk mengirimkan lebih dari 200.000 laptop bagi guru dan mengatakan bahwa 12.700 sekolah baru-baru ini telah terhubung. Pelatihan AI Google diharapkan mendukung pengembangan profesional guru, sementara CHED berencana menawarkannya kepada perguruan tinggi dan universitas sebagai sumber belajar sukarela.
Neutral
Artificial intelligenceEducationGooglePhilippinesWorkforce training
Faktor QMJ, yang melacak kinerja saham berkualitas tinggi dibandingkan saham berkualitas lebih rendah, mencatat kenaikan rekor sebesar 14,3% pada Juli. Ini menandai pembalikan tajam setelah periode yang luar biasa panjang ketika saham-saham spekulatif mengungguli saham lainnya. Pergeseran ini terjadi bersamaan dengan kerugian pada saham teknologi yang belum menghasilkan laba dan kebangkitan saham kebutuhan pokok konsumen seperti Procter & Gamble dan Coca-Cola.
Pendiri Porter and Company, F. Porter Stansberry, mengatakan bahwa pergerakan ini menjadi alasan untuk berhati-hati. Secara historis, kenaikan bulanan terbesar kedua dan ketiga QMJ terjadi pada November 2000 dan Oktober 2008, menjelang pasar bearish besar. Artikel tersebut menyebutkan bahwa reli terbaru saham berkualitas lebih rendah didorong oleh antusiasme terhadap AI, bukan oleh pemulihan setelah kehancuran pasar.
Perbandingan historis ini merupakan peringatan, bukan bukti bahwa pasar bearish akan segera terjadi. Bagi para trader, pembalikan ini dapat menandakan peralihan dari saham teknologi spekulatif ke perusahaan yang menguntungkan dan tangguh secara finansial. Hal ini juga dapat meningkatkan volatilitas di berbagai aset berisiko, termasuk kripto, jika investor secara luas mengurangi eksposur mereka.
Bank-bank Eropa yang sejak dini mempersiapkan diri menghadapi Regulasi Pasar Aset Kripto Uni Eropa (MiCA) berada pada posisi yang lebih baik untuk meraih peluang bisnis stablecoin, menurut laporan Tiger Research. Laporan tersebut memperingatkan bahwa bank yang menunggu hingga aturan lokal ditetapkan mungkin tertinggal dari pesaing yang telah memilih model bisnis, menilai biaya, dan menjalin kemitraan.
MiCA menyediakan tolok ukur regulasi untuk token uang elektronik (EMT) berdenominasi euro. Bank dapat menerbitkan token secara langsung, menggunakan anak perusahaan institusi uang elektronik berlisensi, atau menawarkan layanan seperti kustodi dan transfer tanpa menerbitkan stablecoin sendiri. Setiap pilihan memiliki persyaratan modal, kepatuhan, dan operasional yang berbeda.
Berdasarkan MiCA, pemegang EMT berhak menukarkan token dengan nilai nominal. Penerbit harus mengungkapkan ketentuan penukaran dan risiko, serta menyiapkan rencana pemulihan dan penghentian kegiatan secara tertib. Penerbit yang merupakan institusi uang elektronik harus menyimpan setidaknya 30% dana dalam simpanan bank yang dipisahkan, sementara sisanya ditempatkan pada aset berisiko rendah yang diizinkan. Untuk token yang ditetapkan sebagai signifikan, persyaratan simpanan naik menjadi 60%, sedangkan penerbit institusi uang elektronik harus memiliki dana sendiri sekurang-kurangnya 3% dari rata-rata aset cadangan. Laporan tersebut menyebut USDC sebagai satu-satunya EMT di antara 45 EMT yang dilaporkan kepada regulator Uni Eropa yang saat ini memenuhi kriteria signifikansi.
Tiger Research menyarankan bank untuk menilai profitabilitas, pelanggan sasaran, dan kemitraan sebelum regulasi berlaku. Persiapan sejak dini dapat membantu bank mengamankan bisnis pembayaran korporasi dan transfer lintas negara, sementara pihak yang terlambat berisiko kehilangan pangsa pasar. Laporan ini menguraikan strategi regulasi dan bisnis, bukan peluncuran token baru.
Jaksa Korea Selatan menggeledah kantor pusat Bithumb di Seoul pada 29 Oktober, seiring berlanjutnya penyelidikan atas dugaan penyalahgunaan dana perusahaan untuk tempat tinggal para eksekutif. Kasus ini menyangkut tunjangan perumahan senilai total 11,6 miliar won yang diberikan kepada empat eksekutif, baik mantan maupun yang masih menjabat. Sebagian dana diduga digunakan untuk keperluan pribadi, tetapi pihak berwenang belum mengungkapkan kesimpulan mereka.
Financial Supervisory Service meneruskan kasus tersebut kepada jaksa setelah menemukan dugaan penyimpangan. Jaksa pertama kali menggeledah Bithumb pada Maret 2025, antara lain terkait dugaan bahwa uang deposit sewa sebesar 3 miliar won untuk mantan CEO Kim Dae-sik mungkin digunakan untuk membeli apartemen. Penggeledahan terbaru dilaporkan bertujuan mencari bukti untuk menjawab pertanyaan yang belum tuntas dalam kasus tersebut. Bithumb juga mendapat sorotan terkait pengendalian internal, kepatuhan terhadap aturan anti pencucian uang, dan dugaan pembayaran terkait pencatatan token. Penyelidikan yang kembali berlangsung ini dapat menambah kekhawatiran mengenai tata kelola dan risiko regulasi di bursa tersebut, tetapi tidak ada dampak langsung terhadap pasar kripto yang lebih luas yang dilaporkan.
Solana turun di bawah 100 dolar AS menjadi 99,71 dolar AS pada 29 Oktober, melemah 15,41% selama sebulan terakhir. ETF Solana spot mencatat arus keluar gabungan sebesar 24,82 juta dolar AS pada 27 dan 28 Oktober, sehingga total arus keluar yang dilaporkan pada Oktober melampaui 105 juta dolar AS. Arus masuk bersih kumulatif ETF tetap positif, sekitar 1,51 miliar dolar AS.
Bearish
SolanaSOL ETF outflowsWhale sellingCrypto market analysisTechnical support
ETF spot Bitcoin mencatat arus masuk bersih sebesar $137 juta pada 28 Oktober, menandai hari ketiga berturut-turut terjadinya arus masuk, menurut SoSoValue. IBIT milik BlackRock menarik $136 juta, sementara BITB milik Bitwise menerima sekitar $1,32 juta. Ini berarti sebagian besar total arus masuk harian terbaru mengalir ke IBIT. ETF spot Bitcoin memiliki aset bersih sebesar $104,877 miliar, setara dengan 6,41% dari kapitalisasi pasar Bitcoin, dan arus masuk bersih kumulatif mencapai $57,607 miliar. Arus masuk selama tiga hari berturut-turut ini menunjukkan meningkatnya kembali minat terhadap eksposur Bitcoin melalui ETF, meskipun konsentrasi pada IBIT patut dicermati.
Menurut pengumuman resmi, pengguna Binance Wallet memerlukan setidaknya 60 Binance Alpha Points untuk mengikuti Prime Sale predict.fun (PREDICT) melalui halaman acara Alpha. Partisipasi akan menggunakan 15 poin. PREDICT Prime Sale adalah acara penjualan token; pengumuman tersebut tidak memberikan detail lebih lanjut mengenai harga penjualan atau alokasi.
Neutral
Binance WalletPREDICTPrime SaleBinance Alpha PointsToken sale
Menurut Lookonchain, tiga dompet yang diduga milik satu whale awalnya menyetorkan 494.300 HYPE, senilai sekitar US$37,83 juta, ke Coinbase dalam kurun 24 jam. Dalam pembaruan berikutnya, analis on-chain Ember menyebutkan totalnya mencapai 694.300 HYPE, senilai sekitar US$53,26 juta, yang ditransfer selama empat hari. Arus masuk HYPE yang lebih besar ke bursa dapat mengisyaratkan niat untuk menjual dan menambah tekanan pasokan dalam waktu dekat, tetapi penyetoran saja tidak memastikan bahwa token tersebut telah dijual. Trader dapat memantau harga HYPE, volume perdagangan, dan arus masuk lanjutan ke Coinbase untuk mencari konfirmasi.
HTX mencatatkan kontrak perpetual JIO/USDT dan PREDICT/USDT pada 29 Oktober 2026, menurut pengumuman resmi. Kedua kontrak mendukung posisi long dan short dengan leverage 1x hingga 20x. Kontrak perpetual JIO dan PREDICT memberi trader pilihan baru untuk perdagangan dengan leverage, tetapi pengumuman tersebut tidak memberikan detail lebih lanjut mengenai spesifikasi kontrak atau aktivitas pasar.
North Dakota State Investment Board meningkatkan kepemilikannya di Strategy (sebelumnya MicroStrategy) sebesar 10% menjadi 10.275 saham, senilai sekitar US$1,4 juta, menurut Bitcoin Treasuries. Dewan tersebut mengelola aset sekitar US$29 miliar. Laporan itu menyebutkan bahwa dana investasi pemerintah negara bagian menggunakan perusahaan treasury Bitcoin seperti Strategy untuk mendapatkan eksposur terhadap Bitcoin. Posisi yang diungkapkan ini relatif kecil, sehingga lebih menunjukkan minat institusional daripada perubahan besar dalam permintaan pasar.
Pada pekan hingga 13 Oktober, Bitcoin turun 3%, sementara Ether merosot 7% dan XRP turun 9%. Pada pekan hingga 27 Oktober, Bitcoin kembali turun 3% dan Ether melemah 4%, sementara XRP secara umum tidak berubah. Sejak awal tahun, kerugian Bitcoin meningkat dari sekitar 5% menjadi 8%, sedangkan kerugian Ether naik dari kira-kira 16% menjadi 21%. Pembaruan ini menunjukkan tekanan yang berlanjut pada mata uang kripto utama, dengan kinerja Ether lebih buruk daripada Bitcoin sepanjang tahun. Tidak ada laporan yang menyebutkan pemicu spesifik, sehingga para pedagang mungkin perlu memantau kondisi pasar yang lebih luas dan peristiwa mendatang untuk mencari petunjuk arah.
Diamond Hill Small-Mid Cap Fund turun 4,75% pada kuartal III 2026, tetapi berkinerja lebih baik daripada Russell 2500 Index, yang turun 6,37%. Illumina, Revvity, dan Waystar termasuk kontributor utama bagi kinerja dana. Regal Rexnord, Knife River, dan Red Rock Resorts menjadi penghambat kinerja yang cukup besar. Ulasan tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai kinerja masing-masing saham dalam kutipan ini. Kinerja relatif Small-Mid Cap Fund yang lebih baik terjadi di tengah kuartal yang lesu bagi saham berkapitalisasi kecil dan menengah.
Klien Ethereum Teku dan Besu telah merilis pembaruan keamanan setelah para peneliti menemukan kelemahan pada keacakan kunci privat yang terkait dengan delapan otoritas sertifikat perantara yang dikelola oleh eMudhra dari India. Celah ini dapat memungkinkan penyerang memperoleh kunci tersebut dari sertifikat publik dan menerbitkan sertifikat palsu. Teku merilis versi 26.10.3 pada 27 Oktober, sedangkan Besu merilis versi 26.10.2 sehari sebelumnya dan menghapus kepercayaan terhadap sertifikat yang terdampak dari image Docker mereka.
Karena Java tidak memeriksa pencabutan sertifikat secara default, penyerang yang berada di antara validator dan layanan eksternal dapat menyamar sebagai layanan tersebut. Dalam skenario terburuk, validator dapat ditipu agar mengusulkan blok yang mengalihkan biaya transaksi. Penanda tangan eksternal yang diretas dan menangani kunci validator dapat menimbulkan risiko yang lebih serius. Masalah ini tidak memengaruhi protokol peer-to-peer Ethereum.
Teku menyatakan bahwa konfigurasi mainnet standar tidak terdampak dan tidak ada eksploitasi yang diketahui. Pengguna Docker sebaiknya memperbarui image klien mereka; operator yang menjalankan klien secara langsung mungkin perlu memperbarui sertifikat tepercaya Java secara terpisah. Teku tidak mendukung Java 26 dan merekomendasikan Java 25. eMudhra telah mencabut sertifikat yang terdampak dan menyatakan akan keluar dari bisnis sertifikat. Insiden ini menyoroti risiko pada infrastruktur validator, tetapi tidak ada laporan kehilangan dana maupun bukti kegagalan yang meluas di tingkat protokol.
Morpho Blue semakin mendekati Aave V3 dalam hal pasokan stablecoin, dengan deposito yang dilaporkan sebesar $7,5 miliar dibandingkan $7,9 miliar pada Aave V3. Data Token Terminal tertanggal 25 Oktober 2026 menunjukkan bahwa gabungan pangsa kedua protokol mencapai 67,7% dari deposito stablecoin senilai $24 miliar di 41 platform DeFi dan 31 blockchain. Pasar pinjaman terisolasi Morpho Blue, vault terkelola, dan integrasinya di Base telah membantu menarik deposito; tingkat pemanfaatannya dilaporkan sering mencapai 89%–93% di Ethereum dan Base. Namun, cuplikan data lain pada bulan Oktober mencatat TVL stablecoin Morpho sebesar $5,32 miliar, lebih rendah daripada $7,85 miliar yang dilaporkan untuk Aave, sehingga menyoroti perbedaan metode pengukuran. Aave masih memimpin, sementara pertumbuhan Morpho Blue dapat semakin mempersempit selisihnya. Konsentrasi deposito ini juga berarti gangguan pada salah satu protokol dapat berdampak lebih luas pada pinjaman DeFi.
Samsung Electronics menaikkan rencana belanja modal semikonduktor untuk 2026 menjadi 76,8 triliun won, naik 62% dari tahun sebelumnya, karena permintaan akan memori AI terus melampaui pasokan. Total investasi perusahaan diperkirakan mencapai 84,4 triliun won. Divisi semikonduktor Samsung menyumbang 106,5 triliun won dari laba operasional kuartal ketiga yang mencapai rekor 107,4 triliun won, sementara pendapatan memori naik 427% secara tahunan menjadi 140,7 triliun won. Memori pita lebar tinggi (HBM) menjadi pendorong utama pertumbuhan: HBM4 menyumbang sekitar 60% dari pendapatan HBM Samsung, dan pasokan HBM perusahaan untuk 2027 telah dipesan seluruhnya. Samsung memperkirakan keterbatasan pasokan akan berlanjut hingga 2028 dan berencana melakukan investasi tambahan pada 2027, termasuk fasilitas foundry di Texas yang dijadwalkan mulai berproduksi massal pada tahun tersebut. Meskipun mencatat hasil yang kuat dan meningkatkan belanja untuk chip AI, saham Samsung turun sekitar 6% karena investor mengkhawatirkan imbal hasil bagi pemegang saham serta prospek perusahaan dibandingkan dengan SK Hynix.
Mantan COO FTX, Constance Wang, mengatakan bahwa ia baru mengetahui kesenjangan likuiditas bursa tersebut yang mencapai sekitar US$8 miliar beberapa jam sebelum informasi itu diumumkan kepada publik. Ia mengenang melihat sebuah spreadsheet dalam rapat ruang krisis sekitar pukul 3 pagi, di tengah runtuhnya FTX pada November 2022.
Pada hari yang sama, Wang berusaha menenangkan klien VIP saat FTX menghadapi penarikan dana sekitar US$6 miliar dalam kurun 72 jam. Tekanan semakin meningkat setelah CEO Binance Changpeng Zhao mengumumkan rencana untuk menjual FTT, token FTX.
Wang bergabung dengan FTX pada 2019 dan sempat menjabat sebagai salah satu CEO. Ia mengatakan bahwa kepemilikan pribadinya di bursa itu pernah melampaui US$1 miliar, tetapi kemudian turun menjadi sekitar US$80.000. Pada 2025, ia ikut mendirikan platform perdagangan Pacifica, yang melaporkan volume perdagangan bulanan sebesar US$10 miliar pada Oktober 2026.
Kisah Wang menambahkan detail pada kronologi keruntuhan FTX, tetapi tidak menunjukkan adanya perkembangan baru yang berdampak pada pasar kripto saat ini.
BNB Chain telah mengaktifkan hard fork Jenner di testnet BNB Smart Chain. Fitur Payment Lane mencadangkan 5% dari batas gas setiap blok untuk transaksi pembayaran yang memenuhi syarat saat jaringan mengalami kepadatan. Tata kelola dapat menaikkan porsi tersebut menjadi 10% dan menyetujui kontrak pembayaran. Kapasitas yang dicadangkan tidak tersedia bagi transaksi umum, bahkan saat sedang tidak digunakan. Pembayaran yang memenuhi syarat tidak dijamin akan masuk ke dalam blok dan tetap dikenai biaya. Hard fork Jenner juga menambahkan stempel waktu berpresisi milidetik untuk smart contract serta fungsionalitas untuk standar aset CAS20. Peluncuran mainnet sebelumnya ditargetkan pada akhir November. Bagi trader BNB, ini masih merupakan peningkatan infrastruktur di testnet; dampaknya terhadap pasar akan bergantung pada peluncuran di mainnet dan penggunaan di dunia nyata.
ETF Bitcoin spot AS mencatat arus masuk sebesar $176 juta pada Selasa dan $137 juta pada Rabu, memperpanjang tren arus masuk menjadi tiga hari. Dana-dana tersebut menarik sekitar $424 juta selama periode itu, pulih dari arus keluar hampir $774 juta pada akhir pekan lalu, dan menjadikan arus masuk bersih Oktober sebesar $111 juta. Permintaan baru terhadap ETF Bitcoin menunjukkan bahwa pembelian oleh institusi telah kembali, meskipun Bitcoin turun sekitar 1% dalam 24 jam menjadi $79.848. Federal Reserve mempertahankan suku bunga di 3,75% hingga 4%, sementara Ketua Kevin Warsh mengatakan inflasi masih berada di atas target 2%. Crypto Fear & Greed Index tetap netral di angka 51. ETF Ether bergerak berlawanan, mencatat arus keluar sekitar $149 juta pada Senin dan Selasa, serta tambahan $21 juta pada Rabu, sehingga arus keluar bersih Oktober mencapai $1,35 miliar. Ether turun 1,7% menjadi $2.310, membuat sentimen pasar kripto tetap beragam meskipun ETF Bitcoin mencatat arus masuk.
Bitcoin berada di jalur untuk mencatat Oktober terlemahnya sejak 2020, diperdagangkan di sekitar $80.800 dibandingkan dengan harga penutupan September sekitar $83.567. Ini berarti Bitcoin turun kira-kira 4% bulan ini, meskipun rata-rata kenaikan historis pada Oktober mencapai 18,1% sejak 2020.
CryptoQuant melaporkan bahwa Coinbase Premium tetap negatif sepanjang Oktober, dengan rata-rata -0,093 dan sempat menyentuh sekitar -0,146, level terendah sejak akhir Juni. Angka-angka tersebut mengindikasikan permintaan spot AS yang lebih lemah dibandingkan dengan bursa luar negeri. Bull Score Index CryptoQuant juga turun dari 90 menjadi 60, meskipun enam dari sepuluh indikatornya masih menunjukkan kondisi bullish. Skor di bawah 50 akan menandakan perubahan kondisi yang lebih jelas.
Pemegang jangka pendek memiliki keuntungan yang belum terealisasi lebih kecil untuk meredam kerugian: pada 26 Oktober, harga Bitcoin berada 8,1% di atas harga realisasi untuk koin yang dipegang selama satu hingga tiga bulan, turun dari 33,4% pada 22 September. Para trader mencermati keputusan kebijakan dan komentar Federal Reserve untuk mencari petunjuk tentang suku bunga dan selera risiko. Nada yang lebih lunak dapat mendukung pemulihan, sementara prospek yang lebih berhati-hati dapat menambah tekanan, tetapi keduanya tidak menjamin arah pergerakan Bitcoin berikutnya.
Sebuah alamat trading yang dipantau secara on-chain dengan keuntungan kumulatif sekitar $30,4 juta menutup posisi short XYZ100 senilai kira-kira $3,82 juta, lalu membuka posisi short XYZ100 baru senilai sekitar $3,69 juta. Data posisi tersebut dilaporkan oleh Odaily pada 29 Oktober 2026. Alamatnya adalah 0xfc667adba8d4837586078f4fdcdc29804337ca06.
Dibukanya kembali posisi short XYZ100 menunjukkan bahwa trader ini mempertahankan pandangan bearish terhadap instrumen tersebut. Namun, transaksi dari satu alamat saja tidak cukup untuk menetapkan tren pasar yang lebih luas. Trader dapat memantau pergerakan harga XYZ100 dan perubahan posisi selanjutnya untuk mencari sinyal tambahan.
Strive membeli 6.182 BTC senilai sekitar $511,4 juta antara 17 dan 23 Oktober, pembelian Bitcoin terbesarnya hingga saat ini. Dokumen yang disampaikan kepada SEC mencatat harga rata-rata keseluruhan sebesar $82.732 per BTC, sehingga kepemilikan perusahaan meningkat dari 36.818 menjadi 43.000 BTC. Ini menyusul ekspansi pesat sepanjang Oktober, dari 28.000 BTC pada akhir September. Pada 23 Oktober, Strive melaporkan kas dan setara kas sebesar $504,4 juta, naik $186,9 juta dalam sepekan, sementara total kepemilikan Bitcoinnya telah menelan biaya sekitar $3,8 miliar dengan harga rata-rata sekitar $87.785 per BTC. Bitcoin diperdagangkan di kisaran $81.000, di bawah biaya rata-rata tersebut. Strive juga mengumumkan program penjualan saham di pasar (at-the-market) senilai $1 miliar untuk saham preferen Series A Perpetual SATS dengan imbal hasil 15%, bersamaan dengan laporan penghimpunan dana melalui saham preferen. Namun, pengungkapan yang tersedia tidak memastikan bahwa langkah-langkah pendanaan tersebut membiayai pembelian Bitcoin. Akuisisi ini menambah permintaan Bitcoin dari perusahaan, tetapi volatilitas harga, biaya pendanaan, dan potensi dilusi tetap menjadi risiko.
TCW MetWest Investment Grade Credit Fund I-Class turun 2,57% setelah biaya pada kuartal ketiga 2026, tertinggal sekitar 32 basis poin dari Bloomberg Intermediate Credit Index. Kinerja dana tertekan karena kenaikan imbal hasil Treasury membebani pasar pendapatan tetap. Bloomberg U.S. Aggregate Bond Index turun 3,5%, sementara Treasury turun 3,0% selama kuartal tersebut. Tema pasar dari kuartal kedua berlanjut, dan ketegangan di Timur Tengah juga memengaruhi pasar energi. Artikel ini hanya memberikan sedikit informasi tentang posisi portofolio dana atau prospek suku bunga.
Neutral
Fixed incomeBond marketsTreasury yieldsInvestment-grade creditTCW MetWest Fund
Pendapatan Alphabet pada kuartal ketiga 2026 naik 25% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi $127,6 miliar, sedikit di bawah ekspektasi analis. Laba operasi meningkat sekitar 30% menjadi $40,6 miliar, tetapi laba bersih turun 25% menjadi $26,2 miliar. Laba per saham yang disesuaikan sebesar $2,67 juga meleset dari perkiraan, sebagian karena kerugian $8,7 miliar dari investasi ekuitas yang mengurangi EPS GAAP sekitar $0,55.
Google Cloud menjadi sorotan utama dalam laporan kinerja Alphabet: pendapatannya meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi $30,7 miliar, dengan margin operasi sekitar 36,2%, seiring meningkatnya permintaan terhadap infrastruktur dan layanan AI. Pendapatan dari Search dan lainnya naik 12% menjadi $63,4 miliar, sedangkan pendapatan iklan YouTube meningkat sekitar 9%. Iklan masih menyumbang sekitar 64% dari total pendapatan, sehingga laju pertumbuhan bisnis inti Google tetap menjadi perhatian.
Pengeluaran masih menjadi kekhawatiran utama. Alphabet menghasilkan arus kas operasi sebesar $42,3 miliar, tetapi menghabiskan $51,4 miliar untuk properti dan peralatan, sehingga arus kas bebasnya sekitar negatif $9,1 miliar, dibandingkan arus keluar sebesar $5,9 miliar pada kuartal sebelumnya. Perusahaan mempertahankan proyeksi belanja modal 2026 sebesar $195 miliar hingga $205 miliar dan mengisyaratkan bahwa investasi dapat meningkat lagi pada 2027. Jumlah pengguna Gemini yang dilaporkan mencapai satu miliar menunjukkan jangkauan luas, tetapi tidak membuktikan bahwa layanan itu menghasilkan pendapatan atau laba. Saham Alphabet sempat turun hampir 10% dalam perdagangan setelah jam bursa pada satu titik yang dilaporkan. Bagi para pedagang, pertanyaan utamanya adalah apakah pertumbuhan cloud yang didorong AI dapat mengimbangi pertumbuhan Search yang lebih lambat dan kenaikan biaya infrastruktur. Hasil ini juga dapat memengaruhi sentimen sektor teknologi secara lebih luas, meski tidak secara langsung menandakan perubahan pada fundamental mata uang kripto.
BlackRock telah mengajukan permohonan untuk meluncurkan iShares Bitcoin Managed Protection ETF (PBIT), ETF Bitcoin yang dikelola secara aktif dan akan menggunakan opsi yang terkait dengan dana IBIT miliknya, alih-alih memegang Bitcoin atau saham IBIT secara langsung. Pengajuan tersebut tidak menetapkan tanggal peluncuran. PBIT dapat mulai berlaku sekitar 2 Januari 2027, tetapi itu tidak serta-merta berarti perdagangan akan dimulai pada tanggal tersebut. Biaya dan tempat pencatatan juga belum diumumkan.
PBIT akan memadukan aset berpendapatan tetap dengan tiga tranche opsi yang jadwalnya berselang. Setiap tranche bertujuan membatasi kerugian maksimum awal hingga sekitar 10%, tidak termasuk biaya, dengan membeli opsi beli yang berada dalam posisi untung dan menjual opsi beli dengan harga kesepakatan lebih tinggi. Opsi beli yang dijual membatasi potensi keuntungan. Angka 10% tersebut bukan batas kerugian untuk seluruh dana dan bukan jaminan: tranche yang saling tumpang tindih, kondisi pasar, dan ketentuan opsi berarti portofolio ini tidak memiliki batas perlindungan tetap. Aset yang juga direncanakan mencakup kas, reksa dana pasar uang, surat utang pemerintah AS berjangka pendek, dan obligasi berperingkat investment grade. BNY Mellon disebut sebagai kustodian dan administrator.
PBIT akan menjadi pengajuan ETF terkait Bitcoin ketiga dari BlackRock, setelah ETF Bitcoin spot IBIT dan Bitcoin Premium Income ETF BITA, yang menjual opsi beli untuk menghasilkan pendapatan. Strategi ini mungkin menarik bagi investor yang mencari eksposur terhadap risiko penurunan yang dikelola, tetapi pengajuan itu sendiri tidak langsung menciptakan permintaan Bitcoin, dan investor akan melepas potensi keuntungan di atas batas yang ditetapkan oleh opsi.
Tiga chatbot AI menilai ADA milik Cardano lebih berpeluang mengungguli PI milik Pi Network pada kuartal IV 2026. Gemini menyebut ketersediaan ADA yang luas di bursa, likuiditas yang lebih dalam, dan risiko yang dipersepsikan lebih rendah. Gemini memperingatkan bahwa pembukaan token PI dapat menambah tekanan jual, terutama mengingat likuiditas perdagangan yang tipis dan permintaan yang terbatas. Gemini mengidentifikasi sekitar US$0,070 sebagai potensi level dukungan PI dan mengatakan bahwa jika level itu ditembus, token tersebut bisa rentan turun menuju US$0,05.
Perplexity menyoroti hard fork Dijkstra Cardano yang direncanakan pada Desember 2026 sebagai kemungkinan katalis. Peningkatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas transaksi, meskipun dampaknya terhadap pasar akan bergantung pada pelaksanaannya dan apakah peningkatan tersebut mendorong penggunaan jaringan yang lebih besar.
ChatGPT juga lebih memilih ADA untuk kinerja yang berkelanjutan, tetapi mengatakan PI dapat mengalami lonjakan jangka pendek yang didorong oleh katalis. ChatGPT menyoroti Ecosystem Summit pertama Pi Network, yang dijadwalkan pada 17–19 November. Pembaruan platform dan demonstrasi pengembang di acara tersebut dapat diikuti pengumuman tentang kemajuan ekosistem atau kemitraan. Ini adalah perkiraan chatbot, bukan jaminan kinerja harga di masa depan.
Saham tertokenisasi mencapai nilai pasar gabungan sebesar US$4,63 miliar pada 28 Oktober 2026, menurut Token Terminal. Pasar ini mengawali 2026 dengan nilai di bawah US$1 miliar dan melampaui US$3 miliar pada awal September. Ukurannya saat ini setara dengan pasar stablecoin pada Maret 2020, meskipun sejak itu stablecoin telah tumbuh hingga sekitar US$297 miliar—meningkat sekitar 64 kali lipat.
Sektor saham tertokenisasi sangat terkonsentrasi: bStocks milik Binance, Ondo Global Markets, dan xStocks milik Backed Finance mencakup sekitar 81% pasar. BNB Chain memiliki porsi terbesar, diperkirakan sebesar 30% hingga 47%, disusul Ethereum dan Solana. Dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) tertokenisasi merupakan kategori aset terbesar, dengan nilai antara US$700 juta dan US$1,1 miliar.
Perbandingan dengan stablecoin menunjukkan potensi pertumbuhan, tetapi tidak menjamin bahwa sektor ini akan mengikuti lintasan yang sama. Bagi trader, konsentrasi penerbit, pengaturan kustodi dan penebusan, perlakuan regulasi, serta perubahan pangsa pasar antarblockchain tetap menjadi risiko utama yang perlu dipantau.